oleh : Ahmad Fairuz
Pasti kenal dengan motor gede Harley Davidson, Suara mesinnya ketika jalan dengan pengendara yang begitu identik serta harganya yang selangit membuat motor ini memiliki kesan kuat terutama di kalangan orang berkantong tebal.
Motor ini punya sejarah panjang dan menjadi bagian penting dari
perkembangan motor besar di dunia, sehingga membuat Unyil ingin sekali
datang ke pabriknya di Amerika Serikat.
Akhirnya kesempatan itu tiba saat empat bulan yang lalu, ketika perayaan anniversary Harley Davidson ke 110. Yang membuat Unyil senang lagi lho Unyilers, tak banyak media Indonesia yang bisa masuk ke pabrik besar ini, sehingga Unyil perlu berbagi cerita untuk Unyilers seluruh Indonesia.
Sebenarnya pabrik Harley di Amerika Serikat punya tiga pabrik, masing-masing pabrik menjalankan fungsi yang berbeda-beda, Pabrik di Pilgrim Road Menomonee Falls 15 mil dari kota Milwaukee khusus membuat bagian mesin dan transmisi, sedangkan di kota York dan Kansas City pabriknya memproduksi bagian mesin, tramisi dan perakitan hingga motor siap jual.
Naah…Unyil ke Pabrik di Milwaukee dulu, disini mesin V-twins yang
memiliki tipe mesin 2 silinder dengan tuas piston bentuk V di produksi.
Mesin ini termasuk tipe mesin klasik, dimana motor-motor Inggris jaman
dulu biasa memakainya, kenapa masih di produksi? Karena masih banyak
permintaan dan punya keunggulan terutama tenaga dan kecepatan.
Hanya saja, tipe mesin ini dikenal lebih cepat panas, sehingga pengendara motor bermesin tipe V harus memakai sepatu boot atau pelindung kaki supaya kulit tidak terbakar.
Untuk membuat mesin, awalnya pekerja membuat blok mesin beserta komponennya dari bahan baku besi baja, lalu rakit komponen sesuai desain blok, untuk perakitan yang gampang dilakukan oleh robot, sedangkan yang sulit jatahnya para pekerja.
Pekerja memasang sesuai dengan keahliannya, ada yang bagian piston dan perapian, bagian roda-roda gigi transmisi, atau bagian khusus perekat baut-baut blok. Bila sudah jadi mesin perlu di bawa ke laboratourium untuk mengukur tenaga yang dihasilkan mesin, kecepatan putaran, hingga tekanan dan temperatur mesin.
Sudah cukup? Belum…Sekarang Unyil ajak Unyilers ke pabrik Harley di
Kansas City, untuk melihat perakitan motornya, kali ini tipe yang Unyil
ceritakan tipe Harley V-RODS.
Awalnya rangka motor di buat dengan membentuk pipa menjadi lekukan, agar lebih halus pabrik ini mebuat cetakannya memakai mesin tenaga air, lalu pipa besi dipotong dengan ukuran yang pas dan akan di rakit oleh sang Robot, canggih benar unyil aja sampai takjub.Dalam proses ini nomor rangka motor juga di buat sebagai identitas.
Proses berikutnya, Pasang blok mesin yang sudah di buat di pabrik
Milwaukee dengan rangka motor yang tercipta, sambil menambah komponen
lain seperti pendingin mesin, roda depan belakang, stang kemudi, hingga
pipa hingga jok motor. Daaan, motor Harley Davidsonnya jadi dan siap
untuk dijual ke pasar dengan harga ratusan juta.
Pasti kenal dengan motor gede Harley Davidson, Suara mesinnya ketika jalan dengan pengendara yang begitu identik serta harganya yang selangit membuat motor ini memiliki kesan kuat terutama di kalangan orang berkantong tebal.

Akhirnya kesempatan itu tiba saat empat bulan yang lalu, ketika perayaan anniversary Harley Davidson ke 110. Yang membuat Unyil senang lagi lho Unyilers, tak banyak media Indonesia yang bisa masuk ke pabrik besar ini, sehingga Unyil perlu berbagi cerita untuk Unyilers seluruh Indonesia.
Sebenarnya pabrik Harley di Amerika Serikat punya tiga pabrik, masing-masing pabrik menjalankan fungsi yang berbeda-beda, Pabrik di Pilgrim Road Menomonee Falls 15 mil dari kota Milwaukee khusus membuat bagian mesin dan transmisi, sedangkan di kota York dan Kansas City pabriknya memproduksi bagian mesin, tramisi dan perakitan hingga motor siap jual.

Hanya saja, tipe mesin ini dikenal lebih cepat panas, sehingga pengendara motor bermesin tipe V harus memakai sepatu boot atau pelindung kaki supaya kulit tidak terbakar.
Untuk membuat mesin, awalnya pekerja membuat blok mesin beserta komponennya dari bahan baku besi baja, lalu rakit komponen sesuai desain blok, untuk perakitan yang gampang dilakukan oleh robot, sedangkan yang sulit jatahnya para pekerja.
Pekerja memasang sesuai dengan keahliannya, ada yang bagian piston dan perapian, bagian roda-roda gigi transmisi, atau bagian khusus perekat baut-baut blok. Bila sudah jadi mesin perlu di bawa ke laboratourium untuk mengukur tenaga yang dihasilkan mesin, kecepatan putaran, hingga tekanan dan temperatur mesin.

Awalnya rangka motor di buat dengan membentuk pipa menjadi lekukan, agar lebih halus pabrik ini mebuat cetakannya memakai mesin tenaga air, lalu pipa besi dipotong dengan ukuran yang pas dan akan di rakit oleh sang Robot, canggih benar unyil aja sampai takjub.Dalam proses ini nomor rangka motor juga di buat sebagai identitas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar